Safaruddin, S.Kom
Teknisi Komputer, Programmer Web.
Yogyakarta, Indonesia.

I love the web
follow me on

KLIPING DIGITAL

Senin, 24 Mei 2010 03:14:32
Rating: 10.0/10 (1 vote cast)

Perpustakaan.
  1. PENDAHULUAN
Koran merupakan salah satu sumber informasi yang cukup lengkap dan selalu mengikuti perkembangan zaman atau selalu bernilai kebaharuan. Nilai ini sangat diperlukan dalam pengembangan ipteks karena dengan pustaka yang bernilai kebaharuan akan meningkatkan keilmuan pengguna. Akan tetapi, sering kali pengelolaan koran tidak dilakukan dengan baik. Sebagaian besar perpustakaan setiap hari berlangganan lebih dari 10 koran dan setelah lewat edisi koran tersebut hanya menjadi penghuni gudang. Padahal, dalam koran-koran tersebut tersimpan banyak informasi dan pengetahuan yang dapat menunjang perkembangan dan kemajuan ipteks. Umumnya, koran dikelola dengan cara dibuat kliping. Namun, kliping yang ada selama ini belum mampu manjawab tuntutan zaman yang serba cepat dan praktis. Keadaan inilah yang menyebabkan pustaka ini kurang diminati. Oleh karena itu, perlu adanya inovasi pustaka khususnya kliping sehingga menjadi sebuah sumber informasi yang terpraktis dan selalu mengikuti perkembangan zaman. Banyak software komputer yang membantu kinerja manusia dalam mengakses data misalnya Visual Basic 6.0. Software ini mudah digunakan dan sangat baik dalam mengelola data dengan sistem database. Beranjak dari hal inilah, penulis menggagas Kliping Digital (KLID) sebagai inovasi pustaka khususnya koran dengan pemanfaatan Visual Basic 6.0 menjadi pustaka yang praktis dan bernilai kebaharuan guna meningkatkan kualitas layanan perpustakaan di era teknologi digital.
  1. B. PERMASALAHAN
Rumusan masalah dalam karya tulis ini yaitu bagaimana model KLID sebagai hasil inovasi pustaka khususnya koran dengan pemanfaatan Visual Basic 6.0 guna meningkatkan kualitas layanan perpustakaan di era teknologi digital?
  1. C. TUJUAN
Tujuan penulisan karya tulis ini yaitu menjelaskan model dan penggunaan KLID sebagai hasil inovasi pustaka khususnya koran dengan pemanfaatan Visual Basic 6.0 guna meningkatkan kualitas layanan perpustakaan di era teknologi digital.
  1. D. LANDASAN TEORI
Setiap orang mengharapkan pelayanan yang baik, demikian pula pemakai perpustakaan. Pelayanan yang baik yaitu harus memberikan informasi pada masyarakat dengan mengutamakan kepuasan pelanggan (Syihabuddin 2003:288). Suratminah (1992) juga mengungkapkan bahwa kualitas layanan perpustakaan dikatakan baik apabila dilakukan dengan :
  1. cepat, artinya untuk memperoleh layanan, orang tidak perlu menunggu terlalu lama,
  2. tepat waktu, artinya orang dapat memperoleh kebutuhannya tepat pada waktunya, serta
  3. benar, artinya pelayanan membantu perolehan sesuai dengan yang dibutuhkan (Suratminah 1992:17).
Untuk memenuhi kebutuhan informasi bagi masyarakat pemakai, perpustakaan harus mampu :
  1. mengkaji atau mengenali siapa masyarakat pemakainya dan informasi apa yang diperlukan,
  2. mengusahakan tersedianya jasa pada saat diperlukan, serta
  3. mendorong pemakai untuk menggunakan fasilitas yang tersedia oleh perpustakaan.
Analisis pemakai dan kebutuhan pemakai ini ditujukan untuk mengembangkan koleksi perpustakaan demi tersedianya kebutuhan informasi yang benar-benar mutakhir dan relevan (Syihabuddin 2003:77). Pengembangan koleksi merupakan proses memastikan bahwa kebutuhan informasi dari para pemakai akan terpenuhi secara tepat waktu dan tepat guna dengan memanfaatkan sumber-sumber informasi yang dihimpun oleh perpustakaan. Sumber-sumber informasi tersebut harus dikembangkan sebaik-baiknya sesuai dengan kondisi perpustakaan dan masyarakat yang dilayani. Pengembangan koleksi dimaksudkan untuk membina sebaik-baiknya sesuai dengan kondisi perpustakaan dan masyarakat yang akan dilayani. Hal ini sama dengan yang dikemukakan Magnil dan Corbin (dalam Syihabuddin 2003:78), bahwa pengembangan koleksi merupakan serangkaian proses atau kegiatan yang bertujuan mempertemukan pemakai dengan rekaman informasi dalam lingkungan perpustakaan atau unit informasi. Kegiatan pengembangan informasi antara lain mencakup mengenai kebijakan pengembangan koleksi, pemilihan, pengadaan, penyajian, serta evaluasi pendayagunaan koleksi. Koleksi perpustakaan yang telah diolah dan disajikan, harus sudah siap dimanfaatkan oleh masyarakat pemakainya, dan harus dapat dengan mudah dan cepat dicari dan ditemukan kembali pada waktu yang dibutuhkan. Implikasinya ialah bahwa setiap sumber informasi berupa bahan pustaka harus tersedia walaupun tidak semua harus ada diperpustakaan yang bersangkutan. Orang dapat menggunakan koleksi-koleksi perpustakaan untuk menambah pengetahuan, keterampilan, atau hiburan. Inilah fungsi perpustakaan sebagai penyalur informasi (Syihabuddin 2003:79). Perpustakaan juga sebagai pusat informasi, karena menyimpan informasi serta menyediakan alat telusurnya (Suratminah 92:17-18). Jadi, perpustakaan harus siap memberi pelayanan yang baik kepada masyarakat pemakainya dalam hal pemenuhan informasi. Sejalan dengan perkembangan iptek, informasi seakan-akan lebih menjadi bagian penting dalam kehidupan manusia, bahkan muncul anggapan "Siapa yang menguasai informasi maka dialah yang akan menguasai dunia". Daniel Bell (1985) juga menyebutkan bahwa pada masa-masa inilah pentingnya suatu kehidupan masyarakat informasi, karena perubahan yang terjadi akan lebih banyak disebabkan oleh derasnya arus informasi. Dengan derasnya arus informasi tersebut, seolah-olah dunia kekurangan tempat untuk menampung informasi, dan pada saat era globalisasi inilah kedudukan informasi dan penguasaannya sangat dominan (Zulfah 2005:41). Inovasi adalah gagasan, tindakan atau barang yang dianggap baru oleh seseorang atau satuan pengguna lain. Sifat-sifat inovasi diantaranya sebagai berikut ini.
  1. Keuntungan relatif adalah sejauh mana suatu inovasi dianggap lebih baik dari pada gagasan sebelumnya.
  2. Kesesuaian adalah sejauh mana suatu inovasi dipandang sejalan dengan nilai nilai yang ada, pengalaman sebelumnya, dan kebutuhan calon pemakai.
  3. Keteramatan adalah sejauh mana hasil inovasi dapat dilihat orang lain.
  4. Ketercobaan adalah sejauh mana inovasi dapat dicoba dalam skala kecil.
  5. Kerumpilan adalah sejauh mana inovasi dipandang sulit di pahami (Rogers 2004:20).
Saat ini koleksi perpustakaan dalam bentuk digital sangat diperlukan untuk meningkatkan peranan perpustakaan dalam proses pendidikan di organisasi induknya. Caranya yaitu dengan :
  1. mengintegrasikan perpustakaan (koleksi, akses informasi, dan sember daya lainnya) ke dalam kurikulum dan proses pendidikan,
  2. meningkatkan ketersediaan dan keterpakaian sumber daya informasi yang ada di perpustakaan, organisasi induknya, dan juga yang ada di luar perpustakaan (Supriyanto 2006:1).
Hal ini akhirnya akan dapat :
  1. meningkatkan kebutuhan pengguna perpustakaan.
  2. meningkatkan kepuasan pengguna perpustakaan.
  3. meningkatkan kepercayaan stake holder terhadap perpustakaan.
  4. meningkatkan kemitraan antara perpustakaan dengan stake holder (Supriyanto 2006:4).
Sesuai namanya, kliping berwujud guntingan-guntingan artikel, berita, atau jenis tulisan lain yang sebelumnya pernah di muat dan di publikasikan seperti jurnal, surat kabar, majalah, tabloid, buletin, dan sebagainya yang kemudian di tempelkan pada lembaran koran atau bahan lain yang selanjutnya dijilid dan dikemas dengan rapi ke dalam ordner, sehingga berwujud sebuah buku (Trijoko 2003:7). Tujuan membuat kliping adalah sebagai berikut.
  1. Memperbanyak koleksi bahan bacaan.
  2. Mengumpulkan atau memperkenalkan informasi atau analisis-analisis baru.
  3. Mendorong mereka yang kreatif, terutama di kalangan akademisi.
  4. Mendokumentasikan tulisan yang bermanfaat (Trijoko 2003:5-6).
  1. E. PEMBAHASAN
KLID merupakan hasil inovasi pustaka yaitu kliping dengan pemanfaatan program Visual Basic 6.0 menjadi bentuk digital. Inovasi ini bertujuan agar informasi-informasi yang berasal dari koran dapat dicari dengan cepat dan mudah. Selain itu, KLID juga bertujuan meningkatkan kualitas layanan perpustakaan di tengah maraknya media informasi yang berbasis teknologi canggih. Proses pembuatan KLID pada dasarnya sama dengan kliping yang ada selama ini, namun yang membedakan adalah penyajiannya. Selama ini kliping disajikan dalam bentuk buku yang memiliki kelemahan sulitnya mencari data informasi yang ada di dalamnya. KLID hadir dengan sistem pengolahan database pada Visual Basic 6.0 menjawab kelemahan tersebut. KLID dapat dibuat dalam berbagai bentuk dan variasi, tergantung pada programmer. Namun, yang penting dari KLID adalah command input, cari, edit, dan box image. Keempat komponen tersebut harus ada dalam pada setiap pembuatan KLID. Dalam pembahasan ini kita mulai pada jendela menu utama.
Gambar 2. Menu Utama Dalam menu utama terdapat tiga bagian, yaitu title bar, menu editor dan command. Di dalam menu editor user (pengguna) akan mendapatkan informasi tentang KLID dan cara penggunaannya. Selain itu, user juga dapat menjalankan program melalui menu editor. Gambar 3. Potongan Bagian Menu Utama Keterangan :
  1. Title bar
  2. Menu editor
  3. Command
Untuk menjalankan program, user dapat menekan tombol-tombol command. Dari Gb.2 tampak ada empat command yaitu input, cari, edit, dan yang terakhir hanyalah sebagai variasi yaitu command koleksi. 1. Command Input Command ini berfungsi untuk menambah jumlah koleksi-koleksi KLID. Ketika command ini ditekan akan muncul form baru.
Gb. 3. form input
2. Command Cari Setelah proses input dilakukan, user dapat menikmati KLID dengan menekan command cari pada menu utama. Bila user menekan command cari, maka akan muncul form baru seperti di bawah ini.
Gambar. 4. form Cari Keterangan : 1. Command rubrik 2. Tool cari data 3. Command GO 4. Command exit 5. Tabel Di dalam form cari terdapat command-command rubrik, tool cari data, command GO, command exit, dan tabel. Setiap komponen-komponen dalam form cari ada fungsinya masing-masing. a. Command rubrik Command ini terdiri dari beberapa command seperti command pendidikan, statistik, komputer, humor, dan sebagainya yang semuanya adalah rubrik-rubrik yang ada di dalam KLID. Melalui command ini user dapat mencari data dengan menekan command-command ini. b. Tool Cari Data User dapat mencari data dengan mengetik judul atau komponen yang lain seperti sumber, tanggal, atau rubrik. c. Command GO Apabila user telah memperoleh data yang dicari maka user dapat melihatnya dengan menekan command GO dan akan muncul jendela form baru yaitu form preview.
Gambar 5. form Preview Dalam form ini user dapat melihat KLID dengan jelas. User dapat memperbesar atau memperkecil tampilan melalui slider zoom. User dapat juga mencetak KLID dengan menekan command print. 3. Command Edit Apabila user menekan command ini, maka akan muncul form baru yang sama dengan ketika user menekan command input. User dapat mengubah, menghapus, atau memperbaiki file-file yang rusak. Cara untuk mengedit file sangat mudah. User tinggal menekan pada nomor KLID (lihat Gb.3) dan akan muncul gambar dan keterangan-keterangan dari file KLID.
  1. F. KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan yang diperoleh dari pembahasan di atas yaitu model KLID adalah bentuk software pemprograman database dengan pemanfaatan Visual Basic 6.0. Sedangkan saran yang diberikan penulis adalah KLID sebagai inovasi pustaka khususnya koran dengan pemanfaatan Visual Basic 6.0 sebaiknya digunakan oleh perpustakaan untuk meningkatkan kualitas layanan terhadap masyarakat.
  1. G. DAFTAR PUSTAKA
Rogers, Everett. 2004. Difusi Inovasi, Penyebaran Ide-ide Baru ke Masyarakat. New York: The Free Press Supriyanto. 2006. Digitalisasi Koleksi Perpustakaan Prospek dan Kendala. Download dari www.aptik.or.id/buletin/buletin-nov06.pdf Suratminah. 1992. Perpustakaan, Kepustakaan, dan Pustakawan. Yogyakarta: Kanisius Syihabuddin. 2003. Dasar-dasar Ilmu Perpustakaan dan Informasi. Yogyakarta: IAIN Yogyakarta Trijoko. 2003. Membuat Kliping. Yogyakarta: Mitra Gama Widya Zulfah. 2005. Kebutuhan dan Perilaku Pencari Informasi. download dari www.pustekom.go.id
BIODATA
Nama : Umi Auliya, S.Pd
Alamat asal : Jalan Mangga Rt : 31/06 Asemdoyong, Kec. Taman, Kab. Pemalang 52361 Alamat sekarang : Ponpes Modern Daar El-Qolam, Jl. KH. Ahmad Rifa’i Arif, Pasirgintung, Tangerang, Banten Pekerjaan : Guru Bidang Study Matematika Asal Instansi : MTs Daar El-Qolam Tangerang
, artikel lomba, artikel perpustakaan, lomba, lomba perpustakaan, lomba tulis artikel, perpus, pustakawan, teratama

Anda sedang membaca KLIPING DIGITAL kategori Perpustakaan. Silahkan beri komentar, baik berupa Kritik, Saran, maupun Pertanyaan. Semoga bermanfaat.