SAFARI MEDIATAMA TECH merupakan penyedia Jasa Pembuatan Website, Pengembang Software Aplikasi, Jasa Teknis dan Konsultan di Bidang IT yang Profesional dan Berpengalaman. Kami memberikan layanan terbaik bagi pelanggan kami melalui produk dan layanan yang handal dan terpercaya dengan jangkauan seluruh wilayah Indonesia.
Solution X100-C

File
.htaccess adalah file teks ASCII sederhana yang terletak di direktori
www atau di sebua sub direktori folder www. anda bisa membuat atau
mengedit file ini di Text Editor (Notepad) dan kemudian meng-uploadnya
ke direktori yang ingin anda ubah setting-nya. Pastikan bahwa file
tersebut diupload dalam format ASCII bukan BINARY, dan pastikan file
permission untuk file tsb telah diset menjadi 644 (rw-r–r–). Hal
tersebut memungkinkan server untuk mengakses file tapi mencegah user
untuk mengakses file tersebut dari browser mereka
Perintah2 di
dalam file .htaccess mempengaruhi direktori tempatnya berada dan semua
subdirektorinya. Bila anda meletakkan file .htaccess di direktori www,
maka hal tersebut akan mempengaruhi semua website anda.
Hampir
semua perintah .htaccess dirancang untuk ditempatkan dalam satu baris.
Jika text editor anda otomatis me-wrap (memotong baris), maka anda harus
men-disable fungsi tersebut. Perhatikan juga bahwa perintah .htaccess
adalah case-sensitive
Tolong diperhatikan bahwa kami tidak
men-support perubahan default setting. Informasi di sini mungkin saja
bekerja atau juga tidak.
Beberapa hal yang bisa anda lakukan dengan .htaccess antara lain :
Customize Error Messages
Jika
anda ingin mengubah halaman error server, anda bisa menggunakan
.htaccess untuk mendefinisikan pesan error anda sendiri. Kemampuan ini
didiskusikan di bagian Custom Error Message dari manual ini. Contoh
syntax ini adalah:
ErrorDocument 500 /error.html
Override SSI Settings
Secara
default, hanya page dengan extensi .shtml yang bisa menjalankan
server-side termasuk SSI di server. Anda bisa mengubah hal tersebut di
file .htaccess
Jika anda mau mengubah konfigurasi tersebut
sehingga SSI bisa bekerja dengan dokumen HTML, anda bisa membuat
file.htaccess dan menguploadnya ke direkroti utama www. Tambahkan baris
berikut ke file tsb
AddType text/html .html
AddHandler server-parsed .html
Jika anda mau dokumen .html dan .htm untuk menjalankan SSI, buat file .htaccess dengan tambahan baris berikut
AddType text/html .html
AddHandler server-parsed .html
AddHandler server-parsed .htm
Change Your Default Home Page
Agar
user bisa mengakses site anda hanya dengan nama domain saja
(http://www.site.net) tanpa harus menulis nama file secara jelas
(http:www.site.net/file.html), anda harus mempunyai file index di
direktori www. Nama file yang bisa diterima antara lain index.html,
index.htm, index.cgi, index.php dll. Pastikan bahwa file tsb bernama
index.*
Ada tingkatan dalam pemberian nama tersebut. Jika anda
punya index.cgi & index.html di direktori anda maka server akan
menampilkan index.cgi karena .cgi memiliki tingkatan yang lebih tinggi
daripada .html
Dengan .htaccess, anda bisa mendefinisikan file
index tambahan atau bisa juga mengubah urutan tingkatannya. Untuk
mendefiniskan hoeronymous.html sebagai halaman index, tambahkan baris
berikut ke file .htaccess
DirectoryIndex hieronymous.html
Hal
ini akan membuat server mencari file bernama hieronymous.html. Jika
server menemukannya maka server akan menampilkannya. Tapi bila tidak,
maka server akan menampilkan error 404 Missing Page
Untuk
mengubah urutan tingkatan, masukkan perintah DirectoryIndex dengan
nama-nama file dalam satu baris. Urutan penulisan file2 tersebut
menentukan urutan tingkatan, contohnya:
DirectoryIndex hieronymous.html index.cgi index.php index.html
Enable Directory Browsing
Untuk
alasan keamanan, kami telah menghilangkan default setting yang
memungkinkan directory indexing. Opsi inilah yang memungkinkan isi dari
direktori untuk ditampilkan di browser jika direktori tersebut tidak
mempunyai halaman index
Contohnya, jika anda membuat sebuah http
call ke direkori seperti http://yourdomain.com/images/, maka browser
akan menampilkan daftar images di dalam direktori tersebut
Jika
anda mengingikan opsi ini pada direktori tertentu, anda bisa
mengaktifkannya dengan menambahkan baris berikut ke file .htaccess
Options +Indexes
Block Users from Accessing Your Web Site
Jika
anda ingin mem-blok access untuk beberapa individu dan anda mengetahui
IP / domain name yang digunakan, tambahkan baris berikut :
order deny,allow
deny from 123.456.789.000
deny from 456.78.90.
deny from .aol.com
allow from all
Pada
contoh di atas, user dg IP 123.456.789.000 akan diblok. Semua user
antara 456.78.90.000 sampai 456.78.90.999 akan diblok. Dan semua user
yang terhubung dari AOL.com akan diblok. Jika mereka mencoba mengakses
site-mu, maka akan tampil error 403 Forbidden (”You do not have
permission to access this site”)
Redirect Visitors to a New Page or Directory
Misalkan
anda membuat ulang seluruh websitemu, me-rename halaman &
direktori. Maka pengunjung halaman lama akan mendapat error 404 File Not
Found. Masalah tersebut dapat diatasi dengan melakukan redirect dari
halaman lama ke halaman yang baru. Contohnya bila halaman lama-mu adalah
oldpage.html dan halaman baru adalah newpage.html maka perintahnya
adalah:
Redirect permanent /oldpage.html http://www.mydomain.com/newpage.html
Jika anda me-rename direktori, maka command-nya adalah:
Redirect permanent /olddirectory http://www.mydomain.com/newdirectory/
Perhatikan bahwa nama direktori yang lama ditulis dengan relative path, sementara yang baru ditulis dengan URL absolut
Prevent Hot Linking and Bandwidth Leeching
Untuk mencegah orang lain me-link secara langsung ke direktori image anda dari website mereka, gunakan:
RewriteEngine on
RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^$
RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^http://(www\.)?mydomain.com/.*$ [NC]
RewriteRule \.(gif|jpg)$ - [F]
Perintah tersebut akan membuat direktori image hanya bisa diakses bila user sedang mengakses www.mydomain.com
Jika
anda merasa jengkel, anda bisa membuat sebuah image alternatif bila
direktori image-mu di-link. Contohnya image nosteal.gif yang
bertuliskan: “Stealing is Bad … visit http://mydomain.com to see the
real picture that belongs here.” Maka gunakan perintah:
RewriteEngine on
RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^$
RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^http://(www\.)?mydomain.com/.*$ [NC]
RewriteRule \.(gif|jpg)$ http://www.mydomain.com/dontsteal.gif [R,L]
Prevent viewing of .htaccess or other files
Untuk mencegah user mengakses file .htaccess, ketikkan perintah:
order allow,deny
deny from all
Jika anda mau mencegah pengaksesan file lain, ganti nama file .htaccess dengan nama file yang lain
Semoga Bermanfaat.
Safari Mediatama Technology - Dian Mas Computer
Alamat: Jl. Parangtritis, Timuran MG III/ 144A
Yogyakarta 55131
Tel: 0274-384188, 0274-7817811
H P: 085228923450, 0818522275
Email: syafar@gmail.com
Support service opens 24/7. You can reach us anytime in a day, any day in a week.
Thank you very much for your support.