SAFARI MEDIATAMA TECH merupakan penyedia Jasa Pembuatan Website, Pengembang Software Aplikasi, Jasa Teknis dan Konsultan di Bidang IT yang Profesional dan Berpengalaman. Kami memberikan layanan terbaik bagi pelanggan kami melalui produk dan layanan yang handal dan terpercaya dengan jangkauan seluruh wilayah Indonesia.
Solution X100-C
Bakmi Pentil
Bakmi ini disebut pentil karena bentuknya mirip dengan pentil sepeda. Itu loh, karet berwarna merah pada sistem katup pada ban jaman dulu. Kalo sekarang, ban berpentil sudah jarang digunakan.
Terbuat dari tepung kanji, membuat bakmi ini terasa kenyal dan ulet. Rasanya asin sehingga untuk memakannya perlu ditemani dengan sejumput sambel. Ada 2 jenis bakmi, yang kuning dan putih. Yang kuning ukurannya lebih besar dan tebal daripada yang putih, rasanya sih sama saja. jajanan ini bisa didapatkan di seputaran pasar beringharjo.
Wedang Secang
Wedang secang adalah salah satu minuma yang sangat baik untuk kesehatan terbuat dari kayu secang , ditambah gula batu, sere dan jahe.
Manfaat wedang secang antara lain dapat mengatasi gangguan pembuluh darah koroner yang menyempit. Selain itu, juga berfungsi mengurangi tekanan darah sehingga perdaran darah menjadi lancar. Anda dapat membuat sendiri wedang secang yang berkhasiat ini, cara membuatnya cukup mudah. Seperti menyeduh air, tuangkan air dan bahan secang ke dalam baskom. Setelah bahan-bahan dicuci, langsung masukkan ke dalam baskom bersama air yang akan diseduh. Setelah mendidih matang, air secang bisa diminum. Tuang dalam gelas. Beri gula pasir atau gula batu seperlunya. Nikmat rasa tak terkira. Hangat tubuh serasa disinari matahari pagi.
Saat ini bahkan sudah ada wedang secang dalam kemasan celup yang mudah aplikasinya. sekiranya anda ingin menikmati wedang secang dengan suasana berbeda dapat ikut dalam paket ziarah di makam Panembahan Senopati di komplek makam Kotagede.
Roti Kolomben
Roti ini bentuknya mirip mobil sedan atau malah bentuknya lebih mirip duit tail di film-film kungfu tiongkok itu. Kotak, tapi ada semacam tonjolan di tengahnya..
Roti ini strukturnya mirip-mirip Cakwe, tapi pori-porinya lebih sempit. Sepertinya hanya terbuat dari tepung terigu, telur, gula, dan ragi. Roti ini ringan dan tidak padat. Rasanya sih biasa, standar.
Menurut cerita sih, roti ini merupakan roti yang sering dimakan oleh para kaum menengah ke bawah alias kere. Kata “kolomben” diduga berasal dari kata “kala mben” yang berarti “dahulu kala”. Bisa jadi roti ini “dulu” begitu populer dan amat sedikit ditemukan, sehingga disebut “roti” pada masa dahulu.
Roti ini dapat dijumpai di kawasan Pasar Beringharjo
Kue Moto Kebo
Seperti namanya, kue ini berbentuk seperti mata kerbau, walau mata kerbau jelas berbeda bentuknya dengan kue ini.
Awalnya taunya ini kue adalah mendhut, walau mendhut hanya terdiri dari sebuah tongolan saja sedangkan ini ada 2 tongolan. Ada juga yang bilang ini adalah Kue Putri Mandi. Kalo Kue Putri Mandi, kira-kira apanya yang membuat kue ini disebut “Putri mandi”, ya?
Kue ini terbuat dari tepung ketan yang berisi unti (parutan kelapa bercampur gula merah) berwarna merah dan hujau kemudian disiram dengan adonan putih yang terbuat dari tepung beras. Adonan ini kemudian dibungkus dengan daun pisang kemudian dikukus.
Sedangkan versi lain menyebutkan bahwa Kue Mata Kebo itu berisi kacang hijau, sedangkan yang berisi unti ini disebut dengan Kue Putri Mandi. Seperti yang saya bilang, bentuk boleh sama, tapi nama bisa beda.
Rasanya? Kenyal-kenyal tapi manis.
Kue YANGKO
Yangko adalah sejenis makanan ringan yang terbuat dari bahan tepung ketan, bentuknya persegi empat mungil, yang ditambah dengan baluran tepung terigu, Salah satu makanan khas Kotagede ini pada rasa aslinya, yangko berisi campuran cincangan kacang dan gula, namun kini semakin banyak rasa baru bermunculan untuk menyemarakkan cita rasa yangko. Selain rasa asli, kini bisa pula ditemui yangko dengan rasa buah-buahan, seperti strawberry, durian, dan melon.
Proses pembuatan yangko tidaklah terlalu rumit. Hanya saja dibutuhkan ketekunan, ketelitian, dan keterampilan. Mula-mula dipersiapkanlah tepung ketan, gula yang telah dicairkan, dan aroma. Adonan diaduk dengan mesin pengaduk (mixer). Setelah itu aadonan dibuat jenang hingga mengental. Setelah kadar kematangan dan keketalannya cukup, adonan dituang dalam wadah-wadah (baskom). Bila adonan sudah suam-suam kuku kemudian dituang untuk dilentreng (didinginkan dan dibuat melebar-tipis). Setelah dingin barulah adonan yang sudah jadi itu dipotong-potong, dibungkus kertas minyak dan disusun dalam dus yang telah disiapkan.
Yangko memiliki kekhasan rasa. Kecuali rasa manis yang dominan, di dalam yangko kita juga bisa merasakan wangi aromanya. Bentuknya yang kecil menyebabkan kita tidak cepat ketika menyantapnya. Nuansa kenyil-kenyil atau cetit-cetit ketika kita mengunyahkan mengundang sensasi kenikmatan bersantap.
Meski banyak ditemui di Kotagede, namun ada yangko juga dapat ditemukan di berbagai pusat oleh-oleh di Yoyakarta seperti kawasan pathuk, Jl Gadjahmada, jl. Mataram.
KUE KIPO (IKI OPO)
Kudapan kecil yang berwarna hijau ini merupakan salah satu kue basah tradisional yang memasaknya dengan cara dipanggang. Paduan kelapa parut dengan gula merah, dan dilapisi oleh kulit yang diolah dari tepung ketan, kipo memiliki rasa yang lezat. Ukurannya yang kecil justru membuat kita semakin ketagihan. Satu potong kipo besarnya tidak lebih besar dari jempol tangan orang dewasa (jadi cukup kecil). Kipo dibuat dari adonan tepung ketan sebagai kulit luarnya. Di dalam kulit tersebut terdapat isi yang dinamakan enten-enten yang terbuat dari parutan kelapa muda yang dicampur dengan gula jawa. Perpaduan enten-enten dengan kulit kipo yang terbuat dari ketan yang diadoni dengan santan dan sedikit garam ini setelah dipanggang akan menghasilkan rasa yang manis-manis gurih.
Kesedapan rasa kipo ini juga diperkuat oleh proses pemanggangannya yang dilakukan di atas loyang (cobek) gerabah. Kipo-kipo mentah itu sebelum dipanggang diletakkan pada selembar daun pisang. Setiap lembar biasanya diisi dengan 5-8 butir kue kipo yang disusun berjajar memanjang. Setelah semua tersusun kipo kemudian dipanggang di atas gerabah selama kurang lebih 2-3 menit. Setelah itu kipo diangkat bersama dan daun pisangnya digantikan dengan daun pisang segar sebagai alas baru bagi kipo yang telah matang.
Aroma kipo yang berasal dari perasan daun suji, kelapa, gula, dan daun pisang itu benar-benar terasa khas harumnya. Pokoknya natural banget. Rasa manis-manis gurih dalam balutan kulit dari tepung ketan tipis yang kalau dikunyah terasa “cenit-cenit” di gigi sungguh menyuguhkan rasa yang sensasional. Jika Anda ke Kotagede kemudian tidak sempat mencicipi makanan khas yang bernama kipo ini Anda boleh menyesal berkepanjangan. Sungguh. Anda pernah ke Kotagede ? Jika belum siapkan diri Anda untuk memburu kipo di sana. Lengkapi sensasi pesona yang Anda temukan di sana dengan segala pernak-perniknya. Termasuk jagat kulinernya.
Makanan Gudeg
Gudeg (bahasa Jawa gudheg) adalah makanan khas Yogyakarta dan Jawa Tengah yang terbuat dari nangka muda yang dimasak dengan santan dan dibumbui dengan kluwek. Warna coklat biasanya dihasilkan oleh daun jati yang dimasak bersamaan. Gudeg dimakan dengan nasi dan disajikan dengan kuah santan kental (areh), ayam kampung, telur, tahu dan sambal goreng krecek.
Ada berbagai varian gudeg, antara lain:
Pusat Oleh-oleh Kuliner Pathuk
Bakpia adalah nama makanan khas Jogja yang kerap dipakai sebagai oleh-oleh wisatawan yang datang ke Jogja. Pusat pembuatan bakpia selama ini dikenal di Pathuk, sebuah kawasan di belakang Malioboro, tepatnya di sebelah barat kawasan Malioboro. Kawasan ini sangat terkenal karena merupakan salah satu pusat kuliner di Kota Yogyakarta dan menjadi "jujugan" wisatawan untuk mencari oleh-oleh khas Jogja.
SATE SAPI DI LAPANGAN KARANG KOTAGEDE
Kota Yogyakarta sangat dikenal dengan keragaman kulinernya. Di samping gudheg, beragam kuliner dapat dinikmati selama berada di Kota Yogyakarta. Lapangan Karang Kotagede adalah salah satu tujuan wisata kuliner yang dapat menjadi tujuan siapa saja yang memiliki kegemaran mencicipi makanan khas. Disana disajikan sate sapi dengan ketupat dan sayur tempe yang tidak dijumpai di tempat lain. Dengan suasana malam yang tenang, anda juga dapat menikmati beragam masakan kambing yang memiliki cita rasa tinggi. Nikmati suasana yang lain dengan hidangan yang khas dari Yogyakarta di Lapangan Karang Kotagede Yogyakarta
Safari Mediatama Technology - Dian Mas Computer
Alamat: Jl. Parangtritis, Timuran MG III/ 144A
Yogyakarta 55131
Tel: 0274-384188, 0274-7817811
H P: 085228923450, 0818522275
Email: syafar@gmail.com
Support service opens 24/7. You can reach us anytime in a day, any day in a week.
Thank you very much for your support.